Jumat, 21 Februari 2014

PEMUDA MUSLIM YANG TANGGUH

“Beri aku satu pemuda, maka akan kuguncangkan dunia!”

Wih~ siapa yang gak pernah dengar kata-kata dahsyat dari Founding Father bangsa kita Bung Karno itu? Dari kata-kata itu tergambar sekali urgensi peranan pemuda dalam sebuah bangsa.
Nah, sejurus dengan tema itu, saat iseng-iseng jelajah Youtube suatu pagi, aku menemukan rekaman video ceramah dari Ust.Bachtiar Nasir di UNJ kampusku, dalam sebuah acara yang diselenggarakan anak-anak Fak.Ekonomi 3 Oktober 2013 lalu.

Sebenarnya saat itu, Imas salah satu temanku anak Akuntansi mengajakku untuk hadir langsung, aku pun semangat sekali waktu itu, bayangkan! Seorang Ustad yang terkenal ceramahnya selalu “mengena”, dan cara penyampaiannya yang juga banyak menggugah semangat itu hadir di Masjid Nurul Irfaan kami. Sayangnya, waktunya gak pas, karena tanggal 1 Oktober aku sudah harus terbang ke Osaka. Tapi alhamdulillaah, meskipun gak live nonton langsung… Allah SWT masih mengizinkanku untuk mendengarkan ceramah beliau. 

Berikut aku coba ringkas isi Kajian dari Ust.Bactiar Nasir, dengan tema Pemuda Islam Dulu, Kini dan Nanti.

21-35 tahun adalah fase produktif dalam kehidupan manusia. Maka seorang pemuda, pada masa itu harus tahu jelas apa yang dia mau, lalu fokus untuk kejar tujuan itu dengan kerja keras. Masuk ke usia 40 adalah usia kematangan dan fase bersyukur. Jadi sebelum usia 40 pemuda harus kerja keras, mencapai semua target dan cita-citanya, sehingga masuk di usia 40 tahun ke atas, sudah tinggal menjalani apa yang diraih sebelumnya dan sudah bisa “mensyukuri” hasil kerja keras di masa mudanya.

Pemuda muslim yang tangguh dan sangat patut untuk dijadikan tauladan, yang kisahnya diabadikan dalam Al Qur’an adalah Rasulullah SAW, Nabi Ibrahim AS, dan para pemuda Ashabul Kahfi.

Kriteria pemuda yang ideal dan baik menurut Islam itu tersurat juga dalam surat Al Kahfi, yaitu :
1.    Beriman kepada Allah SWT
2.    Allah SWT selalu menambahkan hidayah dalam dada mereka
3.    Mereka bertumbuh dalam ibadah kepada Allah SWT

Ust.Bachtiar Nasir menekankan bahwa pemuda muslim haruslah punya visi misi hidup seperti berikut ini.

Visi : Menegakkan kalimat Laa illaaha ilallaah ..
Misi : Sesuai dengan QS.Al Asr 1-3
1.    Menjadi orang benar
2.    Melakukan yang benar
3.    Mengajak kepada yang benar
4.    Bersabar dalam kebenaran

Selain itu pemuda harus berani melakukan perubahan, melakukan amar makruf nahi munkar (jangan permisif !), ada kemajuan dalam hidupnya (ingat, indikator maju dalam islam adalah semakin dekatnya seorang hamba pada Rabb-nya), serta memiliki mental jihad fii-sabilillaah dan akhiraat oriented dalam setiap gerak dan langkahnya. Pemuda juga harus punya mindset menembus kemustahilan, belajar dari kisah Muhammad Al Fatih dalam penaklukan Konstantinopel di usianya yang baru 21 tahun.

Pemuda-pemuda yang demikianlah yang dibutuhkan bangsa untuk menjadi pemimpin. Bicara tentang pemimpin, Ust.Bachtiar Nasir menyatakan juga bahwa hakikat tugas seorang pemimpin itu ada dalam tiga hal, yaitu :
1.    Menegakkan Agama Allah,
2.    Mengamankan masyarakatnya dari rasa takut, serta
3.    Mengenyangkan masyarakatnya dari rasa lapar.

Berikut link untuk yang ingin menyimak langsung ceramah beliau, semoga bisa sama-sama diambil hikmahnya :) Insha Allaah berkah dan bermanfaat :)

https://www.youtube.com/watch?v=Mrf4YdvjOjk
https://www.youtube.com/watch?v=6bSXDSTx-oM


NB : waktu lagi nulis tulisan ini, pas banget nemu gambar ini dari akun FB Dakwah Kreatif,
Masha Allaah ... makjleb banget ! *mau nangis rasanya* :')


hiks . Semangaat, aL !!! Inshaa Allaah Desember 2014 sudah ikut dan lulus sidang Skripsi, lalu menjelang 24 tahun sudah mendapat gelar S.Pd dari Universitas Negeri Jakarta. Inshaa Allaah... :')


21 Februari 2014 . 11.55 PM JST
aL - Kamar Asrama, Osaka .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar